DaerahKalimantan Timur

Relokasi Tetap Dilakukan, Pemkot Samarinda Tegaskan Pasar Subuh Akan Ditertibkan

×

Relokasi Tetap Dilakukan, Pemkot Samarinda Tegaskan Pasar Subuh Akan Ditertibkan

Sebarkan artikel ini
Asisten II Pemkot Samarinda, Marnabas Patiroy.

Beritanusantara.co, Samarinda — Pemerintah Kota Samarinda memastikan akan melanjutkan relokasi pedagang Pasar Subuh ke Pasar Dayak meskipun menghadapi penolakan dari sejumlah pedagang. Langkah ini diambil menyusul permintaan tegas dari pemilik lahan agar kawasan lama segera dikosongkan.

“Pemilik lahan sudah meminta sejak 2014 agar lokasi itu dikosongkan. Tapi karena pertimbangan sosial dan belum adanya tempat relokasi yang layak, penertiban selalu tertunda. Kini mereka kembali mengirim surat, merasa kecewa karena merasa dipermainkan,” kata Asisten II Pemkot Samarinda, Marnabas Patiroy, Senin (5/5).

Menurut Marnabas, penundaan selama ini bukan karena abai, tetapi karena belum tersedianya lokasi alternatif yang layak. Kini, Pemkot telah menyiapkan Blok Lingau di Pasar Dayak lengkap dengan fasilitas seperti kios, IPAL, penerangan, dan genset.

“Kami penuhi semua yang diminta pedagang. Kalau mau pindah, kami fasilitasi. Kalau tidak, mereka tidak bisa lagi berdagang di lokasi lama karena statusnya milik pribadi. Pemerintah juga tak punya izin di situ,” tegasnya.

Ia memastikan bahwa proses relokasi akan dilakukan secara persuasif. Pedagang yang bersedia pindah akan dibantu, sedangkan yang menolak diminta tidak lagi berjualan di lokasi lama.

Sementara itu, sejumlah pedagang Pasar Subuh masih terus menolak rencana relokasi ini. Mereka menyebut tidak ada dialog terbuka dengan pemerintah dan menyebut pengumuman relokasi dilakukan secara mendadak tanpa sosialisasi yang memadai.

“Kami tidak pernah benar-benar diajak bicara. Semua ini mendadak. Tiba-tiba ditertibkan, seperti dipaksa. Kami bukan menolak pindah, kami hanya ingin ada keadilan dan proses yang masuk akal,” ujar salah satu pedagang yang enggan disebutkan namanya. (H/BN)

Example 300250