Beritanusantara.co, Samarinda – Panitia Khusus (Pansus) RPJMD DPRD Kalimantan Timur kembali memperdalam pembahasan terkait implementasi program unggulan Pemprov Kaltim, yakni Gratispoll dan Josspoll. Fokus utama rapat kali ini adalah memastikan teknis pelaksanaan program berjalan sesuai harapan dan kebutuhan masyarakat.
Rapat yang digelar di Gedung E DPRD Kaltim pada Rabu (9/7/2025) ini turut menghadirkan sejumlah instansi terkait seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, serta Biro Kesejahteraan Rakyat Pemprov Kaltim.
Ketua Pansus RPJMD, Syarifatul Syadi’ah menegaskan bahwa pembahasan kali ini lebih mengarah pada aspek teknis, berbeda dengan rapat sebelumnya yang masih sebatas pemaparan umum.
“Kalau kemarin kita baru dapat gambaran umum dari Bappeda, hari ini kita perdalam lagi ke aspek teknisnya,” ujarnya.
Dalam diskusi tersebut, sejumlah persoalan teknis turut mengemuka, salah satunya terkait kendala layanan BPJS yang masih menjadi keluhan masyarakat.
“Kita tadi bahas juga soal BPJS. Memang masih ada miss kecil di lapangan, itu yang kita minta segera diperjelas agar masyarakat tidak bingung,” tegas Syarifatul.
Ia menekankan pentingnya kejelasan regulasi dan nomenklatur program, sehingga saat disosialisasikan ke masyarakat tidak menimbulkan kebingungan.
“Dengan aturan yang jelas, program ini bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Semuanya harus on the track,” pungkasnya.
Melalui rapat ini, Pansus RPJMD berharap implementasi Gratispoll dan Josspoll dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga Kaltim. (Da/Adv/DPRDKaltim)














