DaerahKalimantan Timur

Kejurprov Catur Kaltim 2025 Jadi Ajang Seleksi Atlet Muda Jelang Porprov dan Pra-PON

×

Kejurprov Catur Kaltim 2025 Jadi Ajang Seleksi Atlet Muda Jelang Porprov dan Pra-PON

Sebarkan artikel ini
Kepala Dispora Kaltim Agus Hari Kesuma yang juga disaksikan Ketua Pengcab Percasi Akhmed Reza Fachlevi secara simbolis membuka Kejurprov dengan jalan catur di Samarinda.

Beritanusantara.co, Samarinda – Sebanyak 290 pecatur dari 10 kabupaten/kota di Kalimantan Timur (Kaltim) ambil bagian dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur 2025 yang digelar di Samarinda.

Ajang ini tak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga momentum penting untuk seleksi atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 dan Pra-Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON).

Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Pengprov Percasi) Kaltim, Akhmed Reza Fachlevi, menegaskan bahwa Kejurprov merupakan ajang strategis untuk mengasah jam terbang atlet muda sekaligus memastikan sistem seleksi berlangsung transparan.

“Kejurprov ini menjadi ajang agar atlet-atlet muda kita mendapatkan jam terbang. Ke depan kita fokus untuk persiapan Pra-PON, PON, dan juga Porprov pada 2026 mendatang,” kata Reza, Senin (28/7).

Ia menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan terbuka dan adil tanpa intervensi. “Kami pastikan tidak ada atlet titipan. Semua punya kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya,” lanjutnya.

Tiga nomor yang dipertandingkan dalam kejuaraan ini adalah catur cepat, kilat, dan standar. Reza berharap muncul bibit baru yang bisa menyusul jejak atlet nasional seperti Chelsie Monica dan Evi Ziela.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Agus Hari Kesuma, menekankan bahwa pemerintah daerah berharap cabang olahraga catur mampu menyumbang medali pada ajang-ajang besar mendatang.

“Peningkatan prestasi olahraga bukti nyatanya adalah medali. Pemerintah telah memberikan dukungan pembinaan, dan sasarannya harus jelas, berapa emas yang bisa diraih,” ujarnya.

Ia mendorong Pengprov Percasi menyusun roadmap pembinaan atlet yang lebih terukur.

“Rakerprov harus menghasilkan rekomendasi dan target yang disepakati bersama. Investasi pada kader-kader muda hari ini adalah untuk menuai prestasi di masa depan,” tutupnya. (h/bn)

Example 300250