Kalimantan TimurSamarinda

Di Tengah Efisiensi, Setda Kaltim Ajukan Jasa Penyusun Sambutan Rp80 Juta

×

Di Tengah Efisiensi, Setda Kaltim Ajukan Jasa Penyusun Sambutan Rp80 Juta

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Tampilan website inaproc soal pengadaan jasa ahli pembuatan pidato. (Tangkapan layar)

Beritanusantara.co, Samarinda- Rencana pengadaan jasa tenaga ahli penyusunan sambutan di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Kalimantan Timur untuk Tahun Anggaran 2026 menjadi perhatian publik. Paket pekerjaan itu tercatat memiliki pagu anggaran sebesar Rp80,4 juta.

Berdasarkan data pada sistem pengadaan nasional (SPSE/Inaproc), paket tersebut dibuat pada 25 Januari 2026 dan berada di bawah satuan kerja Setda Kaltim. Nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) yang disusun Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) tercatat sebesar Rp73,7 juta.

Dalam dokumen yang sama, tercatat satu peserta yang mengikuti proses pengadaan, yakni atas nama Sayid Alman Fausa. Namun hingga saat ini belum terdapat penetapan pemenang maupun kontrak kerja yang ditandatangani.

Rencana belanja tersebut mencuat di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang tengah diterapkan Pemerintah Provinsi Kaltim. Sejumlah program dan kegiatan diketahui mengalami rasionalisasi, sehingga penggunaan anggaran untuk jasa penyusunan sambutan dinilai perlu penjelasan mengenai urgensinya.

Pelaksana Tugas Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Kaltim, Andi Muhammad Arpan, memastikan proses tersebut masih dalam tahap awal dan belum final.

“Itu pasti akan kami kaji ulang. Nanti kami berikan advice dan review,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui telepon.

Arpan menjelaskan, pihaknya akan menelaah kebutuhan serta menguji kewajaran nilai anggaran yang diusulkan sebelum melangkah ke tahap berikutnya. Meski pagu sudah tercantum dalam dokumen perencanaan, persetujuan tetap bergantung pada hasil evaluasi.

Selain itu, ia menyebut sistem e-katalog pada 2026 masih dalam tahap peninjauan, sehingga mekanisme pengadaan belum sepenuhnya berjalan final.

PBJ juga akan berkoordinasi dengan Biro Administrasi Pimpinan untuk memastikan apakah jasa penyusunan sambutan tersebut merupakan kebutuhan rutin tahunan atau bersifat insidental.

Ia menegaskan, Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, telah mengingatkan seluruh perangkat daerah agar belanja barang dan jasa dilaksanakan secara efektif, efisien, serta sesuai prinsip kewajaran harga dan manfaat.

“Tugas kami memastikan setiap pengadaan benar-benar tepat guna dan sesuai aturan,” tegasnya.

Hingga kini, paket pengadaan jasa penyusunan sambutan tersebut masih sebatas tahap pengajuan dan belum memasuki fase kontraktual.

 

Example 300250