Kalimantan Timur

Dinsos Kaltim Optimalkan Empat Layanan Dasar SPM bagi Warga Terdampak Bencana

×

Dinsos Kaltim Optimalkan Empat Layanan Dasar SPM bagi Warga Terdampak Bencana

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinsos Kaltim Andi Muhammad Ishak

Beritanusantara.co, Samarinda – Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengintensifkan pemenuhan empat layanan dasar Standar Pelayanan Minimal (SPM) dalam penanganan warga terdampak bencana di berbagai wilayah Kaltim. Upaya ini difokuskan pada pemenuhan kebutuhan mendesak masyarakat selama masa tanggap darurat hingga pemulihan awal pascabencana.

Kepala Dinsos Kaltim Andi Muhammad Ishak di Samarinda, Senin, mengatakan empat layanan dasar tersebut meliputi permakanan, sandang, penyediaan tempat penampungan sementara, serta layanan dukungan psiko-sosial bagi korban bencana.

“Kami fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar yang mencakup permakanan, sandang, tempat penampungan sementara, hingga dukungan psiko-sosial bagi korban,” ujar Andi, Selasa (16/12).

Ia menjelaskan, penanganan bencana di Kaltim bersifat multi-sektoral sehingga memerlukan koordinasi lintas sektor yang solid dan terintegrasi di bawah komando Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Menurutnya, koordinasi dan komunikasi yang intens menjadi kunci untuk mencegah tumpang tindih kewenangan di lapangan.

“Koordinasi yang ketat diperlukan karena ada irisan tugas teknis antara Dinsos dan BPBD. Melalui pembagian peran yang jelas, pemerintah dapat memastikan siapa berbuat apa sehingga tanggung jawab pemenuhan kebutuhan warga berjalan efektif,” katanya.

Dinsos Kaltim, lanjut Andi, menjamin ketersediaan logistik permakanan agar warga terdampak bencana tidak mengalami kesulitan pangan selama masa darurat. Selain itu, distribusi sandang juga diprioritaskan dengan memperhatikan kebutuhan khusus kelompok rentan seperti ibu hamil, anak-anak, perempuan, dan penyandang disabilitas.

“Total logistik kebencanaan yang kami siagakan mencapai 17.000 paket,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Dinsos Kaltim juga menyiapkan tenda serta fasilitas penampungan sementara bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat kerusakan rumah. Layanan dukungan psiko-sosial turut diberikan untuk membantu pemulihan trauma mental korban, baik saat kejadian maupun pada fase pascabencana.

“Keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat dan relawan tangguh seperti Tagana serta Pramuka Peduli Bencana sangat krusial dalam mempercepat respons penanggulangan,” ujar Andi. (h/bn)

Example 300250