Beritanusantara.co, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menempatkan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) sebagai ujung tombak dalam menjaga stabilitas keamanan daerah, seiring komitmen memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan di wilayah Bumi Etam.
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menyampaikan bahwa peran FKDM sangat strategis dalam menyerap informasi, mempererat komunikasi lintas elemen masyarakat, serta mencegah ancaman yang dapat mengganggu ketertiban umum.
“Kolaborasi adalah kunci dalam menjaga stabilitas daerah dan mendukung kemajuan pembangunan di Bumi Etam. Keharmonisan dan komunikasi yang baik akan berkontribusi nyata untuk mewujudkan Kaltim Sukses menuju Generasi Emas,” ujar Seno, Rabu (30/7).
Ia menambahkan bahwa FKDM tidak sekadar forum komunikasi, tetapi representasi dari keberagaman masyarakat yang menjadi kekuatan dalam menciptakan Kaltim yang inklusif dan adaptif.
“FKDM ini mencerminkan miniatur Kalimantan Timur. Sebagaimana Kaltim juga menjadi miniatur Indonesia—dengan berbagai suku, agama, dan budaya yang hidup berdampingan secara damai—kita perlu menjadikan forum ini sebagai ruang sinergi dan kerja nyata untuk mendeteksi dan merespons potensi gangguan secara cepat dan tepat,” tegasnya.
Rakor tersebut turut dihadiri oleh pengurus FKDM dari seluruh kabupaten/kota se-Kaltim dan jajaran Kesbangpol. Agenda ini juga menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dengan seluruh pemangku kepentingan kewaspadaan dini masyarakat. (h/bn)














