Anggota DPRD Kalimantan Timur, Hartono Basuki, kembali menekankan pentingnya wawasan kebangsaan sebagai dasar utama untuk memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat. Penegasan itu disampaikannya saat menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) tentang Wawasan Kebangsaan di Desa Tengin Baru, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Jumat (25/7/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh perangkat desa dan warga setempat, dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan menumbuhkan semangat nasionalisme, terutama dalam menghadapi tantangan ideologi di era digital dan globalisasi.
“Di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya yang kita miliki, kita membutuhkan satu panduan nilai yang dapat menjadi perekat. Wawasan kebangsaan adalah fondasi utama untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, dengan berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945,” ujar Hartono.
Ia juga menekankan bahwa Perda Wawasan Kebangsaan harus diimplementasikan secara nyata hingga ke tingkat desa sebagai bagian dari penguatan ketahanan ideologi masyarakat, khususnya generasi muda.
“Generasi muda kita harus dibekali dengan pemahaman yang kuat agar tidak mudah terpengaruh oleh paham-paham yang bertentangan dengan nilai kebangsaan. Di sinilah pentingnya peran keluarga, terutama peran seorang ibu, dalam menanamkan nilai-nilai tersebut sejak dini. Keluarga adalah benteng pertama dalam membentuk karakter kebangsaan. Maka pendidikan karakter tidak bisa menunggu sekolah, tapi harus dimulai dari rumah,” tegasnya.
Diskusi yang dipandu oleh moderator Puji berlangsung aktif. Warga menunjukkan antusiasme melalui berbagai pertanyaan, terutama terkait dengan penerapan Perda di tingkat lokal.
Hartono berharap melalui sosialisasi ini, kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga nilai-nilai kebangsaan semakin tumbuh dan dapat diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari. (h/bn)














