Berita Nusantara.co, Samarinda – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menilik arus politik pada Pemilu dan Pilpres tahun 2024 jauh lebih kondusif jika dibandingkan dengan Pemilu dan Pilpres lima tahun sebelumnya.
Sekretaris Kesbangpol Kaltim, Ahmad Firdaus Kurniawan mengatakan Pemilu tahun ini suasananya lebih tenang. “Kami menilai, masyarakat sudah jauh lebih dewasa dalam menyikapi Pemilu kali ini dibandingkan dengan 2019 lalu. Sehingga tidak terjadi polarisasi yang begitu besar seperti sebelumnya,” ungkapnya.
Ia menjelaskan rapat pemantauan ini dilakukan untuk melihat perkembangan politik di Kaltim pasca pelaksanaan pesta demokrasi pada 14 Februari 2024.
Pihaknya juga berkoordinasi dengan berbagai stakeholder untuk menginventarisir persoalan yang terjadi selama periode pelaksanaan Pemilu sebagai bahan evaluasi ke depan.
“Kita berusaha menjaga agar situasi politik kita tetap aman dan kondusif dengan melakukan pemantauan secara tertib dan berkesinambungan. Sesuai amanat Permendagri Nomor 61 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemantauan, Pelaporan, dan Evaluasi Perkembangan Politik di Daerah,” katanya.
Pihaknya kini akan fokus pada persiapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak yang akan digelar pada 27 November 2024. Terutama dalam upaya deteksi dini dan antisipasi menjaga kondusifitas selama pelaksanaan Pilkada di 10 kabupaten/kota.
“Kita akan bentuk Tim Desk Pilkada sesuai Permendagri Nomor 9 Tahun 2005 tentang pedoman bagi pemerintah daerah dalam pelaksanaan Pilkada,” tutupnya.(Han/BN)














