Beritanusantara.co, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mengambil langkah pengamanan aset atau Barang Milik Daerah (BMD) untuk mendukung keberlangsungan SMAN 10 Samarinda, yang ditetapkan sebagai Sekolah Unggul Garuda Transformasi oleh Kemendiktisaintek.
Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kaltim, Edwin Noviansyah Rachim, menyatakan bahwa pengamanan aset ini dilakukan untuk memperkuat legalitas serta menjamin pemanfaatan secara optimal dalam mendukung pendidikan berkualitas.
“Selain mempertegas legalitas, kami juga memastikan bahwa setiap aset publik dikelola secara bertanggung jawab dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Edwin saat ditemui di Samarinda, Jumat (2/5).
SMAN 10 Samarinda merupakan satu-satunya sekolah di Kalimantan Timur yang masuk dalam program Sekolah Unggul Garuda Transformasi, yang bertujuan menciptakan lembaga pendidikan menengah berstandar internasional dengan fokus pada pengembangan sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM).
Menurut Edwin, langkah ini juga sejalan dengan agenda penataan dan pengelolaan aset daerah secara tertib dan berkelanjutan.
“Dalam pengembangannya, pemanfaatan lahan dan bangunan milik pemerintah menjadi hal krusial untuk memastikan keberlangsungan dan kualitas layanan dalam pembangunan daerah,” tambahnya.
Ia berharap, pengamanan aset ini menjadi model bagi sektor pendidikan dan layanan publik lainnya di Kaltim.
“Pemprov Kaltim berharap sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dapat terus diperkuat demi kemajuan bersama,” pungkas Edwin. (H/BN)














