Beritanusantara.co, Samarinda – Wali Kota Samarinda, Andi Harun, memasuki masa kepemimpinan untuk periode kedua. Untuk masa jabatan 2025-2030 ini, Andi Harun menegaskan komitmennya dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program unggulan, yakni Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat (Probebaya).
Diketahui, program yang ia cetuskan pada periode pertama kepemimpinannya di Samarinda merupakan program yang mengalokasikan anggaran sebesar Rp100 juta per rukun tetangga (RT) untuk pembangunan merata yang lebih optimal.
Andi Harun menjelaskan, ada sekitar 30 hingga 40 persen dari dana Probebaya diarahkan untuk program pemberdayaan masyarakat, termasuk pelatihan keterampilan dan dukungan bagi usaha ekonomi mandiri.
“Kita melatih rakyat memiliki keterampilan dan swadaya usaha ekonomi. Setelah memiliki pengetahuan, kita fasilitasi agar mereka bisa mempraktikkannya,” ucapnya, Jum’at (21/2).
Lebih lanjut Andi Harun menjelaskan, berbagai contoh program pemberdayaan yang sudah berjalan yakni budidaya perikanan darat, peternakan berbasis RT, kegiatan urban farming seperti budidaya sayur-mayur hidroponik, produksi kue, serta pelatihan menjahit.
“Program ini tidak hanya mendatangkan keterampilan, sebab sekaligus sebagai mata pencaharian masyarakat,” ujarnya.
Oleh sebab itu, ia berharap program Probebaya terus memperkuat ekonomi lokal dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga Samarinda.
“Terbukti bahwa masyarakat yang tidak mampu tidak harus membutuhkan pendidikan khusus. Dan selama kita laksanakan Probebaya, masyarakat layak diberi apresiasi. Karena tidak butuh waktu lama mereka bisa laksanakan dan kualitasnya tidak kalah dengan kegiatan barang dan jasa di tahun-tahun sebelumnya,” tutupnya.(H/BN)














