Beritanusantara.co, Samarinda – Para siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 58 Samarinda di Kalimantan Timur mengaku nyaman dan betah selama menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang berlangsung sejak akhir September.
“Kami di sini masih dalam masa pengenalan lingkungan sekolah,” ujar Kepala Sekolah, Rabiatul Adawiyah, Senin (6/10).
Ia mengatakan seluruh kegiatan berjalan lancar dan para siswa mudah diarahkan. Sekolah menerapkan Program Tujuh Kebiasaan Anak Hebat untuk menanamkan karakter dan kedisiplinan, serta menekankan nilai-nilai spiritual.
“Para siswa selalu diingatkan untuk shalat tepat waktu, dan wali asuh selalu siaga setiap waktu,” ujarnya.
Sheilla, siswi jenjang SMA, mengaku senang dengan suasana sekolah.
“Sampai saat ini kami suka, suasananya menyenangkan,” katanya. Ia juga menyebut pola makan para siswa teratur dan bergizi, disertai makanan ringan dua kali sehari.
Sementara Muhammad Iqbal, siswa SD, mengaku nyaman dengan fasilitas asrama.
“Enak di sini, kita dapat makanan lezat setiap hari. Kalau bisa sekolah di sini terus sampai SMA,” ujarnya.
Sekolah Rakyat merupakan program Presiden Prabowo Subianto untuk pemerataan akses pendidikan gratis bagi anak-anak kurang mampu. Di Kaltim, terdapat tiga lokasi rintisan dengan total 46 peserta didik, terdiri dari 21 siswa SD dan 25 siswa SMA. (h/bn)














