Beritanusantara.co, Balikpapan- Manajemen Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan menyiapkan posko terpadu untuk menghadapi periode Angkutan Lebaran 2026. Posko tersebut akan beroperasi mulai 13 hingga 28 Maret 2026 guna memastikan kelancaran arus mudik dan pelayanan penumpang selama masa puncak perjalanan.
General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, R. Iwan Winaya Mahdar, menyampaikan seluruh fasilitas dan personel telah dipersiapkan untuk mendukung operasional selama periode tersebut.
“Pertama, kami sudah menyiapkan posko terpadu. Saat ini sudah kita siapkan dan sudah siap digunakan,” ujarnya.
Posko ditempatkan di titik strategis terminal, tepat di antara sisi timur dan barat, berdekatan dengan layanan pelanggan. Pengoperasiannya melibatkan unsur TNI, Polri, Basarnas, serta sejumlah instansi vertikal lainnya.
Kolaborasi lintas sektor tersebut dilakukan untuk memperkuat pengawasan, pengamanan, dan pelayanan bagi penumpang selama arus mudik dan balik Lebaran.
Pada musim angkutan tahun ini, jumlah penumpang diproyeksikan meningkat sekitar dua persen dibandingkan periode sebelumnya. Total pergerakan penumpang diperkirakan mencapai 313 ribu orang sepanjang masa Angkutan Lebaran 2026.
Untuk mengantisipasi kepadatan, manajemen bandara melakukan penataan ulang distribusi layanan atau rebalancing area terminal.
Maskapai yang tergabung dalam Garuda Group, yakni Garuda Indonesia dan Pelita Air, dialihkan ke area check-in sisi timur (Bravo), sementara penerbangan internasional dilayani melalui area Alfa.
Adapun sisi barat tetap diperuntukkan bagi Lion Air Group, Sriwijaya Air, dan Fly Jaya.
“Salah satunya adalah kita sudah melakukan rebalancing. Jadi terbagi sangat seimbang antara timur dan barat. Ini untuk memastikan semuanya tersebar dengan baik, tidak ada penumpukan di satu sisi saja,” jelas Iwan.
Selain kesiapan operasional, capaian pelayanan turut menjadi perhatian. Pada 2025, bandara ini meraih empat penghargaan dalam ajang Airport Council International melalui program Airport Service Quality (ASQ), termasuk masuk dalam jajaran 10 bandara terbaik di kawasan Asia Pasifik untuk kategori kapasitas 5–15 juta penumpang per tahun.
Manajemen berharap dukungan infrastruktur, sinergi antarinstansi, serta peningkatan kualitas layanan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik Lebaran tahun ini.














