DaerahKalimantan Timur

Lapas Narkotika Samarinda Berantas Buta Aksara di Kalangan Warga Binaan

×

Lapas Narkotika Samarinda Berantas Buta Aksara di Kalangan Warga Binaan

Sebarkan artikel ini
Warga binaan di Lapas Narkotika Samarinda belajar calistung.

Beritanusantara.co, Samarinda – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas II A Samarinda terus menggencarkan program pemberantasan buta aksara bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) sebagai bagian dari pembinaan kepribadian dan kemandirian.

Program ini dipusatkan di Sarana Asimilasi Edukasi (SAE) Pintar, dengan target seluruh WBP mampu menguasai kemampuan dasar baca, tulis, dan hitung (calistung).

Kepala Lapas, Jaka Prihatin, menegaskan bahwa pendidikan dasar adalah fondasi penting untuk mendukung proses reintegrasi sosial para narapidana.

“Kami ingin memastikan setiap warga binaan memiliki kemampuan dasar calistung. Ini bukan sekadar mengajar, tetapi membuka jendela pengetahuan dan meningkatkan kepercayaan diri mereka. Pendidikan adalah bekal penting agar mereka bisa diterima dan berkontribusi secara positif di masyarakat setelah bebas nanti,” katanya, Jumat (25/7).

Ia menambahkan, program ini dilaksanakan secara berkelanjutan di bawah bimbingan petugas Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik. Selain kemampuan akademis, program juga membangun motivasi dan semangat hidup produktif.

Jaka menyebut, pemberdayaan melalui pendidikan menjadi salah satu cara efektif memutus rantai kriminalitas dan mengurangi stigma terhadap mantan narapidana. (h/bn)

Example 300250