Berita Nusantara.co, Samarinda – Dengan adanya Pasar Ramadan yang memeriahkan kota Samarinda, saat bulan suci Ramadan, tak jarang membawa konsekuensi, salah satunya kemacetan lalu lintas akibat pembeli yang parkir sembarangan di badan jalan.
Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda, Didi Zulyani menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan pemantauan dan penjagaan di area-area yang ramai pengunjung, khususnya di area gelaran Pasar Ramadan. “Nanti di awal kami pantau dulu, baru kami turunkan personel di area-area kemacetan. Titik pemantauan biasanya kami cari di kawasan yang memang ramai pengunjung dan yang ada Pasar Ramadan, seperti di Pasar Ramadan Lapangan Gor Segiri. Penjagaannya kami condong di sore hari,” ucapnya.
Didi memprediksi di hari pertama puasa, kemacetan belum terlalu signifikan. Namun pihaknya siap memantau kondisi di lapangan.
“Kemacetannya biasanya tergantung situasi, bukan hanya Pasar Ramadan. Ada juga ramai di pusat perbelanjaan, daerah mal belanja pakaian. Semua personel kita kerahkan untuk jaga di berbagai titik,” ujarnya.
Terkait juru parkir liar, Didi mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi untuk memastikan keamanan dan ketertiban di area Pasar Ramadan, khususnya di kawasan Pasar Ramadan Lapangan GOR Segiri.
“Untuk karcis tetap pakai sistem seperti tahun lalu, karena saat ini masih berlangsung kegiatan renovasi GOR Segiri. Kalau di bagian luar GOR kami tinggal tegur saja pengunjungnya dan diarahkan untuk parkir di dalam Gor. Kadang-kadang yang bikin macet karena pengunjung juga,” ungkapnya.
Sementara untuk lokasi Taman Bebaya Fair, Didi memastikan kapasitas parkir dan keamanannya terjaga, karena personel Dishub juga diarahkan untuk melakukan penjagaan.
“Di Taman Bebaya juga udah aman karena ada penjagaan, personel juga seperti biasa dan jam operasionalnya ikuti hari kerja. Tetapi ada yang saya plot sampai sore, khusus di GOR Segiri dan pasar-pasar Ramadan,” sebutnya.
Didi juga menghimbau kepada para pengunjung pasar Ramadan untuk selalu tertib dalam berparkir dan tidak memarkir kendaraan di badan jalan.
“Mari kita jaga bersama kelancaran lalu lintas di Samarinda. Parkirlah di tempat yang disediakan dan ikuti arahan petugas. Dengan begitu, kita semua dapat menikmati Ramadan dengan nyaman dan aman,” pungkasnya.(Han/BN)














