DaerahKalimantan Timur

Realisasi Pajak Di Kaltimtara Capai 4,3 Triliun

×

Realisasi Pajak Di Kaltimtara Capai 4,3 Triliun

Sebarkan artikel ini
Gambaran capaian penerimaan pajak bruto di DJP Wilayah Kaltimtara.

Beritanusantara.co, Samarinda – Hingga 28 Februari 2024, realisasi kinerja penerimaan pajak bruto di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimtara) mencapai Rp 4,3 triliun atau menunjukan pertumbuhan negatif sebesar 0,66 persen dibandingkan periode yang sama di 2024.

Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Kaltimtara Teddy Heriyanto di Samarinda, Rabu (19/3), mengatakan perolehan ini ditopang oleh beberapa jenis pajak.

“Yakni, Pajak Penghasilan (PPh) Non Migas, Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan pajak lainnya,” ucapnya.

Capaian tersebut disampaikan pada rapat koordinasi gabungan Asset Liability Committee (ALCo) Regional Kaltim-Kaltara yang melibatkan seluruh unit vertikal Kementerian Keuangan di wilayah Kaltimtara.

Dari total capaian tersebut diberi rincian penerimaan bruto PPh Non Migas memberikan kontribusi dominan dengan nilai Rp1,8 triliun yang mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 11,19 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024.

Sementara itu, penerimaan bruto dari Pajak Bumi dan Bangunan sebesar Rp0,85 triliun, mengalami penurunan signifikan sebesar 74,91 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Sama halnya penerimaan bruto dari PPN dan PPnBM tercatat sebesar Rp2,2 triliun dengan pertumbuhan negatif sebesar 5,25 persen. Di sisi lain, Pajak Lainnya mencatatkan pertumbuhan positif yang sangat signifikan mencapai 795,88 persen dengan capaian penerimaan sebesar Rp184 miliar.

Teddy menjelaskan bahwa meskipun terjadi penurunan pada beberapa sektor, pertumbuhan positif pada PPh Non Migas dan Pajak Lainnya menunjukkan potensi ekonomi yang beragam di wilayah Kaltimtara.

“Kami terus berupaya untuk meningkatkan penerimaan pajak melalui berbagai program dan inovasi,” ujarnya.(H/BN)

Example 300250