Berita Nusantara.co, Samarinda – Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik saat bertemu Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Abdullah Azwar Anas meminta arahan terkait nasib honorer.
Kini, jumlah ASN yang ada di Kaltim berjumlah 71.232 orang terdiri dari PNS 58.112 orang (9.867 orang merupakan PNS Pemprov Kaltim). PPPK total berjumlah 13.120 orang (2.449 orang merupakan PPPK Pemprov Kaltim sisanya di Kabupaten/Kota)
Disamping itu terdapat tenaga honorer yang berjumlah 5.291 orang.
“Soal permasalahan honorer untuk menjadi PPPK yang harus direalisasikan sampai dengan Bulan Desember 2024 kami memerlukan arahan bapak Menteri untuk menyelesaikan permasalahan tenaga honorer ini,” ucap Akmal Malik.
Lanjutnya, ia telah melaksanakan administrasi penyetaraan jabatan menyetarakan jabatan pengawas atau yang biasa disebut jabatan struktural eselon IV ke dalam jabatan fungsional jenjang ahli muda pada tanggal 30 Mei 2022 dengan jumlah daftar nominatif sebanyak 479 orang yang disetujui KemenPAN-RB
Terlaksana sebanyak 472 orang dengan catatan 6 orang pensiun dan 1 orang meninggal dunia. “Kami ingin menceritakan, saya juga di Dirjen Otda mendorong agar segera paling lambat 31 Desember 2022 untuk penyetaraan, meski pengampunya KemenPAN-RB,” kata Akmal Malik.
Mengenai ASN di IKN Nusantara, MenPAN-RB Abdullah Azwar Ana sempat menyinggung bahwa persiapan untuk menempatkan putra-putri asli Kaltim di ibu kota baru juga akan disampaikanya pada Presiden Jokowi.
Maka, ia juga berharap generasi Kaltim bisa ambil bagian dalam rekrutmen baru ASN untuk mengisi IKN. Ia berjanji untuk mengakomodasi SDM Kaltim untuk bersaing di IKN, dimana usulannya akan disampaikan langsung nantinya kepada Presiden Joko Widodo.
“Supaya di IKN nanti jangan sampai gedungnya bagus, tidak ada satupun anak Kaltim disana. Maksud saya siapapun keluarganya lulusan dari Universitas, orang-orang Kaltim kan banyak yang bagus dan pintar, informasikan agar ikut tes ASN. Afirmasi sedang kita siapkan, selain Kaltim termasuk Papua permintaan Presiden,” tutupnya.(Han/BN)














